26 Agu 2019 16.14.01 - Adm

Musim Kemarau Ekstrem, 16 Desa Alami Krisis Air Bersih

 WhatsApp Image 2019-08-26 at 16.06.23

SUMBER- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat di bulan kedua musim kemarau sebanyak 16 desa di Kabupaten Cirebon mengalami kekeringan hingga mengalami krisis air bersih.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman mengatakan, krisis air bersih di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meluas di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

"Di bulan kedua dalam siaga darurat kemarau kami mencatat sebanyak 16 desa dari 11 kecamatan mengalami krisis air bersih," kata dia, Senin (26/8/2019).

Di tengah musim kemarau yang tidak berujung usai, dampak krisis air bersih pun membuat wilayah lainnya ikut terdampak dari langkanya air bersih.

"Dari 11 kecamatan yang ada di wilayah barat, timur, selatan dan utara itu kini merasakan sulitnya mendapatkan air bersih," ujarnya.

Oleh karena itu, guna mengurangi resiko krisis air bersih, pihaknya yang bekerjasama dengan PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, rutin menyalurkan bantuan air bersih hingga pertengahan Agustus.

"Penyaluran air sendiri sudah mencapai 803 ribu liter air yang dibagikan ke 55 ribu jiwa lebih warga yang terdapat krisis air bersih," terangnya.

Pihaknya memprediksikan, krisis air bersih akan terus bertambah seiring minimnya intensitas hujan yang tak kunjung datang.

"Semoga saja hujan bisa segera turun supaya krisis air bersih tidak meluas lagi," ujarnya. (S-3)